Posted by astrid on August 02nd 2010
Saya dulu takut hantu, takut gelap
Yah, dulu ibu secara tidak langsung mendoktrinkan pada saya tentang kemunculan hantu saat saya nakal. ‘..hi onok op iku..’ sambil menunjuk tempat gelap. ‘nek magrib pulang, akeh setan lewat..’ dan sebagainya.
Sebagai anak yang imajinajis, mulai saat itu saya jadi sering membentuk karakter-karakter bikinan kepala saya sendiri. Potongan furniture yang tidak lengkap di tempat yang gelap atau bentukan bayang-bayang yang tercetak di dinding… hingga… saya takut.
Saya takut bukan karena ada hantu beneran disitu, tapi karena imajinajis saya sendiri. Merugikan.
Tapi serius, saya nggak menyalahkan ibu saya, nggak terlalu menyalahkan maksudnya. Orang tua memang punya cara masing-masing untuk memberi pengertian pada anaknya yang saat itu masih kecil. Maksudnya juga pasti kawatir kalau anaknya yang kecil ada ditempat gelap sendirian… terus tau tau kebentur meja.. ya kan Read the rest of this entry »
Filed under Uncategorized
Posted by astrid on July 31st 2010

Bukan, saya nggak kembar, apalagi tiga
.
Tiba-tiba iseng saya kumat, padahal sebelumnya saya nggak terlalu hobi ngutak-atik foto. Photoshop CS 3 di leptop aja cuma portable (alasan sebenarnya adalah saya nggak berhasil nge-crack berkali-kali). Butuh beberapa jam, sambil mendengarkan tv sampai tengah malam hingga akhirnya gubahan ini selesai. Lebay.
Setelah saya posting di fesbuk barengan sama foto lain yang setting dan acaranya sama, beberapa orang malah tertarik buat tanya bagaimana cara bikinnya.
Tanpa bermaksud bikin tutorial, saya jadi pengen berbagi jalannya foto ini terkloning. ‘Cara bodon’ kalau orang jawa bilang. Kalaupun nanti ada jalan yang lebih cepat dengan hasil yang lebih rapi, mungkin bisa belajar langsung dengan yang lebih expert. Read the rest of this entry »
Tags: edit foto, photoshop
Filed under Uncategorized
Posted by astrid on May 18th 2010
Saya bukan antisosial.
Buktinya friends di facebook saya lebih dari 900 orang (setelah saya remove sabagian). 90% dari itu saya kenal semua, mulai dari temen SD, SMP, SMA, sejurusan, sekampus, beda kampus, temennya temen dan temen baru kenal.
Saya mulai kenal fesbuk facebook tahun 2007 dimana pada saat itu banyak teman yang masih menggunakan frenster friendster. Saya lupa siapa teman pertama di list facebook saya, sampai 4 bulanan, jumlah teman belum ada sekitar 20 orang. Merasa kurang seru, akhirnya saya kompor-kompori teman-teman dekat saya untuk buat akun di jesos (jejaring sosial.red) ini.
Selang waktu bergulir (uda kaya main kelereng bahasanya) ternyata facebook berdampak banyak juga. Salah satunya yang sering didengar, mainan ini berpengaruh besar pada turunnya produktivitas kerja. Sebenarnya apa saja yang orang lakukan berjam-jam di depan internet hanya dengan mengkases Facebok saja eh?
Saya sendiri pernah merasa sangat asik dengan akun jesos ini. Terlebih karena saya menemukan lagi teman-teman saya yang hilang dan menghilang. Bisa dibilang, facebook adalah salah satu media silahturahmi modern di jaman sekarang. (Tunggu sampai nenek saya punya fesbuk, pasti ga usah jauh-jauh mudik ke Surabaya waktu Lebaran :p).
Informasi menyebar lebih cepat daripada jaman forward sms. Dari mulai bisnis, dakwah, dukungan, bahkan media pengaktualisasian diri. Disini saya temukan teman yang duku saya kenal pendiam bisa sangat aktif bahkan hiperaktif.
Lambat laun saya mulai jenuh dengan muka buku ini, Read the rest of this entry »
Tags: facebook, jejaring sosial, plurk, twitter
Filed under Uncategorized
Posted by astrid on April 07th 2010
Antara Raju, Farhan dan Wangdu …atau Cathur
Perlukah saya tulis ringkasan cerita 3 idiots, kawan? Saya yakin dengan perkembangan teknologi berikut mahasiswa sekarang, file 919 MB ini pasti sudah banyak dimiliki. Bila masih ada yang merasa asing, saya sarankan hubungi banker film donlotan terdekat dan segera duduk menikmati film India ini. Tidak, tidak seperti Kuch Kuch Hota He ko..!
Mungkin ada yang tersindir, tertohok, sedikit merasa, atau masih ada yang tidak sadar, bahwa dirinya mirip dengan tokoh tersebut. Bukan, mereka bukan tokoh nasional, bukan juga pahlawan India. Nama-nama tersebut hanyalah fiktif belaka, bila terjadi kemiripan pasti bukan disengaja.
Saya tidak akan menuliskan testimonial yang panjang untuk film berdurasi 2:45 jam ini. Saya juga merasa tidak asing dengan latar belakang kampus teknik yang mejadi setting cerita, merasa tidak heran dengan cara pandang kebanyakan kaum pelajar jaman sekarang, karena saya adalah salah satunya. Read the rest of this entry »
Filed under Uncategorized
Posted by astrid on April 06th 2010
Saya paham dengan perbedaan. Tuhan memang sengaja menciptakan makhlukNya berbeda-beda, bahkan negara kita sendiri menganut Bhineka Tunggal Ika. Semuanya membuat dunia ini berwarna, tidak hanya monokrom seperti Henpon taun 90-an.
Di tengah hari, pada tempat yang sama, menghadap PC masing-masing, dua mahasiswa sempat berdiskusi dengan saksi bisu biru bernama twitter setelah salah satunya ketahuan ngelirik bule lewat. Read the rest of this entry »
Filed under Uncategorized
Posted by astrid on April 05th 2010
Tinggal di Surakarta yang menyandang gelar sebagai Kota Budaya, memunculkan banyak anggapan terhadap penekanan kata budaya itu sendiri, tentang apa saja yang dimaksud dengan budaya tersebut. Seperti yang telah diketahui, Surakarta atau Solo, dikenal sebagai salah satu kota industri batik. Selain itu Surakarta juga merupakan setting atau tempat berlangsungnya kejadian-kejadian penting di masa lampau. Hal ini dibuktikan dengan adanya dua situs penting, yaitu Keraton Kasunanan dan Keraton Mangkunegaran. Tidak hanya itu, pengaruh penjajahan Belanda dan Portugis juga menghasilkan akulturasi budaya, yang salah satunya adalah arsitektur yang mewarnai perwajahan Kota Surakarta. Banyak ditemukan bangunan-bangunan bertipe kolonial atau indis, seperti Benteng Vastenburg, Bank Indonesia, Pasar Gede, Kantor Pos dan lain-lain yang semuanya ini patut untuk dilestarikan.
Selain untuk menjaga agar cerita sejarah itu tetap ada, kehadiran bangunan-bangunan ini juga dapat memperkuat visual Kota, bukan malah memperburuk (dirasa sudah kuno). Karena banyak yang tidak dirawat, maka orang tidak merasakan suasana apa-apa saat berada di dekatnya, pada akhirnya mereka hanya melewatinya sambil lalu saja. Read the rest of this entry »
Tags: baluwarti, budaya, keraton, pelestarian, solo, UNS
Filed under architecture
Posted by astrid on March 18th 2010
these are my adorable classmates ^^,

and thus who are amazing Read the rest of this entry »
Filed under Uncategorized
Posted by astrid on March 08th 2010
I designed it

and this one after sutured

do you see any differences?
Filed under Uncategorized
Posted by astrid on March 01st 2010

I was looking up my drive D and suddenly found it, my picture with my kindergarten classmates.. Oh bear, how cute it is. I mean all of the kids although I couldn’t remember their name anymore. It is the picture when I was 5 in grade B. I lived in Surabaya it was, with my grandma .. and yes, I ever been her dearest grandchild. I don’t know for now XD
Me. straight hair. not smiley. ya.. that little girl was me
Filed under Uncategorized
Posted by astrid on February 24th 2010
Sebuah catatan kuliah

Perilaku dianggap sebagai sesuatu yang sulit diukur. Kaitannya dengan psikologi, ilmu yang mempelajari tentang kejiwaan, perilaku manusia dapat digolongkan menjadi dua, yaitu perilaku yang kasat mata atau bisa dilihat (duduk, tidur, berbicara, dll) dan perilaku yang tak kasat mata (motivasi, sikap, dll). Perilaku tersebut menunjukkan keberadaan manusia, yakni berupa interaksi antar sesama manusia dan interaksi manusia dengan lingkungannya. Read the rest of this entry »
Tags: arsitektur, lingkungan, perilaku, pskologi
Filed under architecture